Selasa, 07 September 2021

Kesiapan Sumberdaya Manusia dalam Memanfaatkan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) untuk Program PLS





Vivin Alvisa Putri

(19005103)

Universitas Negeri Padang


“Kesiapan Sumberdaya Manusia dalam Memanfaatkan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) untuk Program PLS”

Di era globalisasi peranan TIK menjadi semakin penting digunakan untuk mengungkapkan data dan fakta menjadi sebuah informasi yang bisa dimanfaatkan.  Kontribusi TIK tidak terlepas dari suatu tanggung jawab agar data dan fakta dapat dikumpulkan, dikelola, disimpan, diteliti, dibuktikan dan disebarkan agar masyarakat mendapatkan informasi penting dengan benar secara efektif dan efisien.  TIK pada hakikatnya adalah alat untuk mendapatkan nilai tambah dalam menghasilkan suatu informasi yang cepat, lengkap, akurat, transfaran dan mutakhir.  Salah satu manfaat yang dapat dirasakan dalam kontribusi TIK adalah teknologi internet.  Internet sebagai media informasi telah memberikan peluang bagi setiap orang untuk menyampaikan data dan fakta secara terbuka dan bertanggung jawab. Hal ini membuka peluang baru dalam perkembangan karakter dimana data, fakta dan informasi dapat milik semua orang secara terbuka dan jujur, dengan demikian flagiatisme akan berkurang. Dalam pemanfaatan perkembangan TIK ini kita sebagai sumberdaya pengguna harus siap dan mengetahui tata cara memanfaatkan perkembangan TIK ini dengan baik dan benar. Hal itu dilakukan agar dalam pemanfaatan TIK kita tidak terjerumus kedalam pemakaian TIK yang mengarah kepada pemakaian perkembangan teknologi yang negatif. Untuk itu kesiapan kita diminta sebelum memanfaatkan teknologi.

Pada saat ini perkembangan teknologi sudah semakin pesat, bahkan seluruh negara didunia sudah merasakan manfaat teknologi. Teknologi sangat banyak manfaat bagi sumber daya manusia. Untuk itu diminta kesiapan manusia untuk mau mempelajari dan memahami penggunaan teknologi. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak binggung lagi dalam menggunakan teknologi dalam kehidupan sehari- harinya. TIK juga digunakan dalam pendidikan luar sekolah yaitu dalam berbagai program pendidikan nya seperti dalam pelatihan, pemberdayaan, penyuluhan dan lain- lain.  Kesiapan sumber dya manusia dalam pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi untuk program pendidikan luar sekolah haruslah sejalan dengan kemajuan teknologi atau kebutuhan sumber daya manusia tersebut karena kalau tidak pengelolaan program tersebut tidak akan berjalan dengan baik. Namun pengelola program dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi haruslah mempunyai skill atau keahlian khusus dalam perencanaan, pemanfaatan, dan evaluasi sehingga apa yang dicapainya terwujud. Selain itu teknologi juga digunakan untuk merancang dan mengkomunikasikan program kepada warga belajar.

Peran Teknologi Informasi komunikasi  (TIK) saat ini sudah tidak dapat dihindarkan lagi untuk dapat mendukung operasional layanan sistem berbasis TIK secara optimal. Untuk itu dituntut keberadaan SDM yang berkualitas, yang dapat memenuhi kualifikasi sesuai kebutuhan pemanfaatan TIK. Di era saat ini, bidang Teknologi Informasi komunikasi (TIK) bukanlah suatu bidang baru. SDM yg dapat terserap pada bidang ini pun tidak sedikit. Tapi siapakah yg tergolong SDM bidang TIK? Apakah hanya terbatas pada programmer saja?  Berdasarkan berbagai sumber  dapat disimpulkan bahwa Sumber Daya Manusia adalah manusia yang bekerja di lingkungan organisasi dengan menggunakan potensi fisik dan psikis yang dimilikinya secara maksimal bagi pencapaian dari tujuan organisasi. Sedangkan Teknologi Informasi menurut berbagai sumber merupakan pengguna sistem komputer dan telekomunikasi untuk menyimpan memproses menganalisa mengambil dan mengirim informasi. Kemudian pengertian SDM TIK sendiri berdasarkan panduan pengukuran aktivitas sains khususnya dalam Canberra manual (bagian dari dokumen OECD) yaitu  dua dimensi dari qualifikasi dan pekerjaan.  Secara nasional maupun internasional, definisi baku mengenai apa dan siapa SDM TI, belum ditemukan. Merujuk pada beberapa sumber, definisi SDM TIK adalah individu yg memiliki karakteristik berikut :

1.       Manusia yg bekerja di suatu lingkungan organisasi/perusahaan.

2.      Menggunakan potensi fisik dan psikis yg dimilikinya secara maksimal utk pencapaian tujuan organisasi/perusahaan tsb.

3.      Potensi yg dimaksud adalah kemampuan menangani bidang sistem komputer dan telekomunikasi.

4.      Pendidikan di dapat dari SLTA atau perguruan tinggi khusus di bidang sistem komputer dan telekomunikasi.

5.      Pendidikan atau pengalaman juga bisa di dapat dari lingkup pekerjaannya selama menangani bidang pekerjaan tersebut.

Tujuan dilakukan pengukuran SDM TIK adalah untuk mengetahui tingkat kesiapan SDM menangani bidang tersebut. Beberapa indikator pengukuran SDM TIK adalah kemampuan daya saing, kemampuan transfer pengetahuan, tingkat aktivitas teknologi yang dapat dilakukan. Selain itu pengukuran kompetensi SDM TIK juga dapat dilakukan dengan menggunakan indikator yang telah ada dari SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) namun harus tetap dikembangkan sesuai dengan berkembangnya bidang ITK. Standar yang  SKKNI bidang TI yang dikeluarkan oleh BNSP (Badan Nasional Standard Profesi) melalui suatu lembaganya yaitu Lembaga Sertifikasi Profesi Telematika, dan dalam perkembangannya LSP Telematika telah menjadi rujukan profesionalisme bagi industri telematika didalam dan luar negeri. Sertifikat yang dikeluarkan oleh LSP Telematika merupakan bukti pengakuan atas kompetensi seseorang yang telah diuji. Adapun Materi uji disusun berdasarkan SKKNI yang telah disahkan oleh Menteri tenaga kerja dan Transmigrasi dan disusun oleh ahli telematika dari Depkominfo, Depdiknas, Kementrian Ristek Beberapa perusahaan TIK dan Pakar Telematika di Indonesia. Perencanaan TIK membutuhkan komponen strategi, yaitu :

1.       Prinsip prinsip perencanaan. Hal ini sebagai dasar dalam merumuskan perencanaan yang ideal sesuai dengan kaidah teoritik dan konseptual ilmu perencanaan (planning study).

2.      Penggabungan dengan sumber daya manusia. Dalam hal ini TIK berfungsi sebagai tambahan (supplement), pelengkap (complement), pengayaan (enrichment) dan pengganti (substuitution) sistem pembelajaran tradisional sebagaimana digariskan dalam sumber daya manusia.

3.      Pembelajaran yang profesional. TIK menuntut pola pembelajaran modern, lebih mengaktifkan peserta didik, menggunakan berbagai learning resources, optimalisasi potensi peserta didik serta pembelajaran berdasarkan minat (learning by interest). Aspek-aspek tersebut merupakan pola dasar pembelajaran untuk diaplikasikan dalam pembelajaran berbasis TIK.

4.      Aspek pembiayaan. Hal ini menjadi fokus perencanaan yang mempertimbangkan: perolehan sumber pendanaan pola pengelolaan dana yang diperoleh, responibility, acuntability dan sustainability dana untuk kesinambungan dan keberlanjutan program TIK.

Untuk itu kesiapan sumberdaya manusia diperlukan pada kondisi seperti ini. Kesiapan seseorang itu sangat diperlukan dalam memanfaatkan TIK dalam pogram pendidikan luar sekolah, agar program yang diberikan kepada masyarakat dapat memberikan dampak yang positif terhadap kehidupan masyarakat. Jika kita lihat pada saat ini manusia memang sudah siapa dalam memanfaatkan teknologi hal ini bisa kita lihat pada pemanfaatn teknologi dalam berbagi bidang, baik bidang ekonomi, politik, sosial dan lain sebagainya. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kesiapan sumberdaya manusia dalam pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk program PLS merupakan suatu kondisi yang dimiliki oleh semua orang yang terlibat yang bekerja dalam mempersiapkan diri baik secara mental, maupun fisik untuk mencapai tujuan yang dikehendaki.

~

~

Referensi

http://welamelisaputri.blogspot.com/2018/03/aspek-pengelolaan-sumber-daya-dalam.html

https://netri938821284.wordpress.com/2018/02/28/aspek-pengelolaan-sumberdaya-dalam-pemanfaatan-teknologi-informasi-dan-komunikasi-tik/

http://nuruldly77.blogspot.com/2018/02/1-kesiapan-sumber-daya-manusia-dalam.html


8 komentar:

Kesiapan Sumberdaya Manusia dalam Memanfaatkan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) untuk Program PLS

Vivin Alvisa Putri (19005103) Universitas Negeri Padang “Kesiapan Sumberdaya Manusia dalam Memanfaatkan Teknologi, Informasi, dan Komu...